"Program Sakula Budaya dan Good Forest Indonesia telah membuktikan bahwa pelestarian alam dan budaya di Kalimantan Tengah bisa berjalan beriringan jika didukung oleh kolaborasi yang solid. Keberhasilan ini adalah milik kita bersama, petani, generasi muda, pemerintah, dan mitra lainnya. Kami sangat mengapresiasi dedikasi seluruh pihak yang telah mendukung visi kami hingga hari ini," ungkap Direktur GFI, Fadhillah Hanum.
Semangat kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu fondasi utama dalam keberhasilan pelaksanaan program ini. Keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, institusi pendidikan, komunitas adat, organisasi masyarakat sipil, hingga generasi muda, menunjukkan bahwa upaya pelestarian lingkungan dan budaya tidak dapat berjalan secara sendiri-sendiri.
Melalui ruang diskusi, pertukaran gagasan, serta komitmen bersama yang terbangun selama program berlangsung, tercipta harapan baru untuk memperkuat gerakan pemulihan alam yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.